V
ariasi makanan penutup memang tak pernah berhenti,ada saja hal hal baru
yang belum pernah kita ketahui sebelumnya,baik melalui pengalaman memasak
atau lewat media informasi lainnya,Pastry Chef Budi asal Rangkas bitung
yang kini sedang bekerja di Saint German Dubai,memiliki trik tersendiri
yang mungkin belum banyak diketahui khalayak umum,dan rahasia ini diberikannya
sebagai hadiah bagi sesama Hotelier tentunya Pastry Chef Junior dan
umum,Semuanya bisa disimak dan dilihat secara gamblang di Majalah Hotelier
Indonesia.
Disiplin
dan Ketegasan dalam mengambil keputusan
Senin, 14-02-2006 @ 22:49:13
Kiat Sukses
Chef Eko 
Memang
nasib itu bisa dirubah menjadi lebih baik,jika kita memang menginginkannya
dan mau menjalani konsekuensinya dengan disiplin dan dibarengi dengan
kerja keras,ketekunan dalam terus belajar,membina pergaulan dan koneksi hubungan
kerja yang baik,Mungkin banyak orang
mengira kesuksesan Chef Eko bisa didapatkan begitu saja,namun ternyata
perjuangannya memang sangat berat dan keras.Kisah ini bisa ditiru sebagai motivasi bagi para juior dalam mengambil keputusan yang tepat dan tegas.Silahkan hubungi beliau langsung ke chef_eko@yahoo.com
Komentar [0]
-- Permalink
Send email to hotelier.indonesia@gmail.com
to order T Shirt Hotelier Indonesia Community

"The Acesia"
The Acesia
Enlightening People for Better Life,Our Vision: Becoming THE ACE OF ASIA
for people development
************ ********* ********* ********* ********* *********
1. PERSONAL DEVELOPMENT TIPS
B A G A I M A N A A N D A
M E M A K N A I K E R J A A N D A ?
"Jika seseorang diberi tanggung jawab untuk menjadi
penyapu jalan, ia
harus melakukan tugasnya seperti apa yang dilakukan oleh pelukis
Michelangelo, atau seperti Beethoven mengkomposisikan musiknya, atau
seperti Shakespeare menulis sajaknya. Ia harus menyapu jalan
sedemikian baiknya, sehingga semua penghuni surga dan bumi berhenti
sejenak dan berkata, di sini hidup seorang penyapu jalan jempolan
yang melakukan tugasnya dengan baik".
- Martin Luther King -
Pada suatu hari, nampak tiga orang tukang batu yang sedang
bekerja keras membangun suatu bangunan. Tukang pertama, yang berada
di paling ujung ditanya, "Apa yang sedang anda kerjakan, dan
bagaimana perasaan anda melakukan kerja ini ?" Dia menjawab "Saya
sedang menata batu-batu ini menjadi sebuah tembok. Malas juga
sebenarnya melakukan kerja ini. Kalau ada pekerjaan lain yang lebih
enak, secepatnya saya akan pindah". Tukang kedua, yang berada di
sebelahnya juga ditanya pertanyaan yang sama, dan dia menjawab dengan
bersungut-sungut "Saya melakukan suatu tugas senilai 5 dollar sejam.
Dengan tugas seberat ini dan kami harus melakukannya sepanjang hari,
seharusnya kami digaji dua kali lipat. Kami merasa hanya sebagai sapi
perah, dipaksa bekerja keras, dan nantinya mereka yang mendapatkan
hasil paling banyak .....". Tukang ketiga, dengan pertanyaan yang
sama pula, menjawab "Saya sedang menjadi bagian dari suatu sejarah,
dimana setiap detil dari bangunan ini akan saya sentuh sehingga
menjadi sempurna. Kelak, apabila bangunan ini sudah jadi, saya akan
mengajak anak saya berjalan-jalan di depannya, dan bisa berkata
dengan bangga pada anak saya, bahwa dibalik bangunan megah ini, ada
sentuhan dari ayahnya yang membuatnya menjadi sempurna ........"
Menarik untuk mengambil makna dari cerita diatas. Jika cerita
tersebut ditarik ke dalam kehidupan karir anda, tukang batu yang
manakah yang mirip dengan situasi anda saat ini ? Type tukang
pertama, adalah mereka yang diistilahkan sebagai OPERATOR. Mereka
akan menjalankan tugas berdasarkan apa yang diperintahkan oleh
atasan, tapi tidak pernah berpikir apa tujuan yang ingin dicapai dari
apa yang mereka lakukan tersebut. Type tukang kedua, diistilahkan
sebagai MONEY-ACTION VALUATOR, dimana mereka selalu menilai apa yang
mereka kerjakan dengan sejumlah uang. Seringkali orang-orang seperti
ini mengeluh tentang kecilnya penghasilan mereka dibanding dengan
kerja yang mereka lakukan, tanpa mereka mau melakukan perbaikan. Dan
type ketiga, adalah seorang VISIONER, dimana mereka bisa melihat
kedepan, manfaat besar apa yang bisa mereka raih dari hal-2 kecil
yang mereka lakukan saat ini.
Sebagai seorang profesional misalnya, kita mempunyai banyak
rekan kerja yang sama dengan kita. Tapi MAKNA dari pekerjaan yang
kita lakukan setiap hari, akan menggerakkan ATTITUDE kita, dan
memberikan HASIL yang berbeda dalam jangka panjang. Pertanyaan
penting sebelum anda memulai perjalanan karir anda menuju sukses
adalah, apakah pekerjaan yang anda lakukan sekarang merupakan
pekerjaan yang anda dambakan dan senangi ? Adakah rasa bangga
terhadap apa yang anda kerjakan sekarang ? Jika tidak, maka hanya ada
dua pilihan, yaitu berusaha untuk mencintainya, atau keluar dari
pekerjaan anda sekarang dan mencari pilihan karir lain yang sesuai
dengan keinginan anda. Jika anda memaksakan bekerja di bidang yang
membuat anda merasa tertekan sepanjang hari, hanya karena tidak ada
perusahaan lain yang mau menerima anda, maka bersiaplah untuk
menderita lebih lama lagi.
Bagaimana jika kita bekerja karena uang, bukankah memang uang
adalah salah satu pendorong kita bekerja ? Memang benar. Tapi kita
juga perlu menyadari bahwa uang adalah HASIL AKHIR dari suatu
tindakan yang kita lakukan sebelumnya. Yang perlu kita renungkan
disini adalah bagaimana attitude kita dalam melakukan tindakan sehari-
hari, sebelum kita menerima upah kita di akhir bulan.Jika kita hanya
menyukai uangnya, bukan pekerjaannya, maka kita akan dengan mudah
menyerah dan mungkin mencoba-coba mencari lowongan baru jika merasa
sudah mentok, atau ada halangan yang menghadang di depan.
Orang-orang yang mencintai pekerjaannya, selalu mencari
tantangan baru di dalam karirnya. Jika mereka merasa tantangan mereka
di kantor sudah mentok, barulah mereka mencoba mencari hal-hal baru
yang bisa ditingkatkan dari profesi mereka. Sayang sekali memang,
jumlah orang seperti ini tidak begitu banyak. Kualitas orang seperti
ini begitu menonjol dibanding rekan-rekannya, bahkan kualitasnya
seringkali terdengar hingga keluar perusahaan. sehingga tidak
mengherankan jika banyak perusahaan lain yang juga tertarik dan
berusaha membajaknya untuk pindah ke tempat lain. Dan mereka pun jika
akhirnya mau berpindah, bukan hanya karena iming-iming uang yang
menggiurkan, tapi karena mereka juga melihat kesempatan di tempat
lain dimana mereka mempunyai peluang untuk menjawab tantangan yang
lebih besar.
Akhir kata, cobalah untuk melihat ke dalam diri anda saat
ini. Apakah makna pekerjaan bagi anda saat ini ? Dan termasuk type
manakah cara kerja anda, operator, money-action valuator, ataukah
visioner ? Belum terlambat untuk mulai berubah dan mencintai
pekerjaan anda, serta melakukan yang terbaik demi kesuksesan karir
anda ke depan. Sukses untuk anda !
SONNY VINN
Motivational Speaker, Associate Partner The Acesia
Penulis buku best seller "SLAM DUNK For SUCCESS"
************ ********* ********* ********* ********* *********
2. MOTIVATIONAL QUOTES
Go for it now. The future is promised to they who take action
- Wayne Dyer –
Character isn't inherited. One builds it daily by the way one thinks
and acts, thought by thought, action by action
- Helen Douglas –
Think like a man of action, act like a man of thought
- Henry Louis Bergman –
Good intentions are not good enough... ultimately we are measured by
our actions
- Anonymous –
Courage is almost a contradiction in terms. It means a strong desire
to live taking the form of a readiness to die
- GK Chertenson –
We gain strength, and courage, and confidence by each experience in
which we really stop to look fear in the face ... we must do that
which we think we cannot
- Eleanor Roosevelt –
************ ********* ********* ********* ********* *********
3. THE ACESIA ON FRIENDSTER
Salah satu kunci sukses ditentukan oleh seberapa banyak kita
berhubungan dengan NETWORK yang tepat, yang bisa mendukung langkah
kita ke depan menjadi lebih baik. Milis The Acesia saat ini telah
mempunyai lebih dari 4.490 members yang tersebar di seluruh
Indonesia, adakah salah satu diantaranya mungkin merupakan partner
yang tepat bagi anda, yang bisa mendukung pencapaian anda baik dalam
bidang bisnis maupun pribadi ?
Silahkan langsung akses profile dari para anggota milis The
Acesia di Friendster, dengan alamat :
www.friendster. com/theacesia
Daftarkan juga diri anda menjadi member The Acesia di Friendster,
dengan masuk ke alamat diatas, lalu tekan tombol "Add a Friend"
dengan alamat email adalah info@the-acesia. com
************ ********* ********* ********* ********* *********
4. FREE SEMINAR FOR SOCIAL RESPONSIBILITY
Mulai Tahun 2006, The Acesia akan memberikan SEMINAR MOTIVASI
GRATIS sebagai bentuk tanggung jawab sosial kami untuk meningkatkan
mental & kualitas Bangsa Indonesia. Seminar gratis ini HANYA BERLAKU
untuk ORGANISASI atau BADAN USAHA sbb :
1. LEMBAGA SOSIAL, seperti panti asuhan, yayasan, penampungan,
badan penanggulangan anak nakal, badan anti narkoba, lembaga bantuan
hukum, lembaga hak asasi manusia, organisasi non-profit, dan
sejenisnya
2. LEMBAGA KEAGAMAAN, untuk semua agama di Indonesia
3. LEMBAGA PENDIDIKAN, mulai dari SD hingga SMA, dan universitas
Penawaran ini TIDAK BERLAKU UNTUK PERORANGAN atau
perusahaan / badan usaha biasa. Untuk sementara hanya berlaku di
daerah Jakarta, dan terbatas hanya untuk maksimal 5 organisasi
perbulan.
Info lebih lanjut, silahkan menghubungi kami di :
email : info@the-acesia. com
Subject : Free seminar – xxxxx
(xxx = nama organisasi anda)
************ ********* ********* ********* ********* *********
5. FREE MOTIVATION SEMINAR
Secara berkala kami mengundang member milis The Acesia dengan GRATIS
untuk hadir di seminar-seminar pilihan yang diadakan untuk klien
kami. Seminar akan diadakan di berbagai tempat di seluruh Indonesia.
Untuk bulan Januari 2007, kami mengundang member milis The Acesia
yang berada di daerah Jakarta dan sekitarnya. Tempat terbatas hanya
untuk 4 orang di seminar ini. First reserve – First serve.
************ ********* ********* ********* ********* *********
6. FROM MEMBERS TO MEMBERS
T H E A R T O F C O M M U N I C A T I O N :
H O W I T F A I L & W O R K S
Ada orang-orang tertentu yang seolah-olah dilahirkan untuk
menjadi orang yang sukses dalam pergaulan. Dengan mudahnya mereka
dapat menjalin persahabatan setiap bertemu dengan teman yang baru.
Bukan itu saja, persahabatan mereka pun biasanya bertahan sampai
kekal. Sebaliknya, ada pula orang-orang yang justru mengalami
kesukaran dalam pergaulan. Banyak faktor yang terlibat yang
menyebabkan keberhasilan atau kegagalan kita dalam pergaulan, salah
satunya adalah gaya kita berkomunikasi.
Tanpa kita sadari, sebenarnya gaya komunikasi itu sendiri adalah
bagian dari isi berita yang kita komunikasikan. Pada umumnya orang
yang sukses dalam pergaulan bukan saja memahami dampak gaya
komunikasinya pada orang lain, ia pun telah berhasil mengubahnya
menjadi gaya komunikasi yang luwes dan menyenangkan. Gaya
komunikasinya bukan saja tidak mengganggu isi berita yang ingin ia
sampaikan, malah gayanya yang luwes itu menambah kekuatan atau bahkan
adakalanya melengkapi kekurangan isi berita yang ingin ia kemukakan.
Di bawah ini saya mencoba menjabarkan tujuh gaya komunikasi yang
tidak sehat. Mudah-mudahan dapat menolong kita memperbaiki
keterampilan yang sangat penting ini.
Gaya 1 : Si Penganggap
Ungkapan yang biasanya terlontar dari dirinya adalah, "Saudara
seharusnya sudah mengerti maksud saya." Si Penganggap umumnya
melakukan satu kesalahan yang cukup serius dalam komunikasi, yakni
menganggap orang lain pasti memahami isi hatinya. Sebelum kita
menganggap orang lain sudah menangkap maksud kita, kita perlu
mengecek ulang, apakah benar ia sudah memahami pembicaraan kita. Gaya
komunikasi seperti ini acap kali membuahkan kekecewaan dan bahkan
kemarahan.
Gaya 2 : Si Sepenggal
Orang ini berpikir, "Bukankah sudah saya katakan semuanya itu ?!"
namun sesungguhnya yang terjadi adalah ia memang belum mengemukakan
seluruh pikirannya -- baru sepenggal saja. Sewaktu kita berbicara,
kecepatan pikiran kita bergerak dari satu topik ke topik yang lainnya
tidaklah sama dengan kecepatan lidah kita mengungkapkan isi pikiran
itu sendiri. Bagi Si Sepenggal, pikirannya bergerak telalu cepat atau
lidahnya terlalu lamban sehingga maksud hatinya tidak tertuang
sepenuhnya melalui bahasa ucapan. Masalahnya ialah, ia tidak
menyadari hal ini, sehingga dalam benaknya, ia sudah mengatakan semua
yang ingin ia sampaikan. Si Sepenggal rentan terhadap frustasi karena
komunikasinya menjadi terpotong-potong dan sudah tentu, membuka pintu
terhadap kesalahpahaman.
Gaya 3 : Si Peremeh
Ucapan Si Peremeh pada umumnya ditandai dengan kalimat sejenis ini,
"Kenapa tidak mengerti-mengerti ? " atau "Memang bodoh
kamu !" Si
Peremeh memiliki satu masalah yang lumayan serius yakni ia
memperlakukan semua orang sama seperti dirinya. Alhasil, apabila
orang lain tidak bisa mengikuti kemauan atau pikirannya, ia pun
marah. Sewaktu marah, bukannya ia melihat bahwa memang orang lain
berbeda dengannya, ia justru memandang perbedaan sebagai kekurangan
di pihak orang lain. Gaya komunikasi ini cenderung merusakkan
hubungan dengan orang lain. Siapa saja yang pernah disakitinya akan
menjaga jarak karena tidak mau terluka lagi.
Gaya 4 : Si Penyenang
Si Penyenang mempunyai satu misi dalam hidupnya, yakni menyenangkan
hati semua orang. Akibatnya, tema seperti ini sering keluar dari
bibirnya, "Saya akan lakukan apa saja bagimu asal kamu bahagia."
Bicara dengan Si Penyenang memang bisa menyenangkan karena ia akan
mengangguk-angguk saja, namun biasanya gaya komunikasi ini dapat
mendangkalkan relasipribadi. Sukar sekali untuk mengetahui hati Si
Penyenang karena ia tidak terbuka. Ketidakterbukaannya itu juga
cenderung membuatnya menumpuk semua perasaan dalam hati. Kalau tidak
tertahankan, ia mudah menjadi orang tertekan dan tidak bahagia.
Gaya 5 : Si Pelupa
Kita bisa lupa dan adakalanya sengaja melupakan peristiwa tertentu.
Malangnya, Si Pelupa lupa dan melupakan terlalu banyak hal dan
frekuensinya terlalu sering. Ia acap kali berujar, "Tidak, saya
tidak
mengatakan hal itu." Namun kenyataannya ialah ia mengatakan hal
tersebut. Baik lupa atau melupakan informasi yang akhirnya dibutuhkan
oleh orang lain cenderung melemahkan kepercayaan orang pada dirinya
sendiri. Orang lain dapat membentuk anggapan bahwa Si Pelupa
meremehkan atau bisa juga, orang lain menilai bahwa Si Pelupa tidak
tulus. Ini bahaya! Komunikasi sangat bergantung pada kepercayaan;
tanpa itu, yang mendengar adalah suara belaka.
Gaya 6 : Si Pendebat
Repot juga berkomunikasi dengan Si Pendebat karena pembicaraan
dengannya cenderung menjadi arena balapan kebenaran. Perhatikan kata-
kata yang biasanya keluar dari mulutnya, "Apa benar saya berkata
demikian? Apa kamu yakin? Bagaimana dengan dirimu sendiri?" Si
Pendebat kaya dengan kata-kata dan gaya berkomunikasinya mirip dengan
taktik menyerbu orang lain dengan bombardemen kata-kata. Si Pendebat
cenderung melemparkan fokus masalah ke pihak lawannya sehingga ia
bebas dari kesulitan. Gaya komunikasi ini bisa menimbulkan rasa tidak
suka dan jenuh pada orang lain karena bicara dengannya membuat diri
merasa diserang. Lebih jauh lagi, Si Pendebat akhirnya membuat orang
beranggapan bahwa ia senantiasa mengelak dari tanggung jawabnya.
Gaya 7 : Si Talenan
Rasa iba, kasihan, simpati adalah beberapa kata yang sering
diasosiasikan dengan Si Talenan karena perasaan -perasaan seperti
itulah yang timbul tatkala melihatnya. Si Talenan selalu menyediakan
dirinya menjadi sasaran tudingan orang lain tanpa benar-benar
menyadari di mana letak kesalahannya (kalau memang ada). Ucapan
seperti ini cenderung muncul dari bibirnya, "Betul, memang saya
yang
salah dan sudah sepantasnya dimarahi." Masalahnya ialah, ia melakukan
itu karena tidak berani atau berkekuatan memperhadapkan orang lain
dengan kebenaran. Ia tidak suka keributan dan baginya silang pendapat
tidaklah bijaksana, jadi, harus dihindarkan. Gaya komunikasi ini
sangat merugikan dirinya dan bisa mengundang penghinaan dari orang
lain. Orang lain semakin berani berbuat sekehendak hatinya tanpa
mempedulikan perasaannya. Namun, bukankah ia jugalah yang memulainya
?
Dari penjelasan di atas kita melihat bahwa gaya komunikasi
dapat memancarkan kepribadian kita yang sesungguhnya, namun bisa pula
merupakan gaya yang dipelajari. Adakalanya untuk mendapatkan
penerimaan dari orang lain, kita terpaksa mengikuti gaya komunikasi
yang tertentu. Atau kita belajar dari keluarga kita sendiri sehingga
kita menganggap gaya komunikasi kita dipahami semua orang, alias
universal. Jika gaya komunikasi kita memang merupakan buah
kepribadian sendiri, sudah tentu perlu koreksi.
Obat penawarnya ada beberapa, misalnya meminta tanggapan
orang lain. Mungkin kita dapat memeriksa ucapan-ucapan kita dengan
lebih teliti dan menanyakan, apa kira-kira yang orang lain rasakan
(bukan kita, sebab kalau kita, mungkin sekali kita tak merasa apa-apa
karena sudah terbiasa) tatkala mendengar kata-kata kita. Kita rela
membayar mahal dan menanamkan waktu yang panjang untuk pendidikan
kita; ironisnya, kita sering tidak bersedia membayar mahal untuk
belajar menyehatkan gaya komunikasi kita. Memang, adakalanya hal yang
penting tampaknya sederhana.
Be more concerned with your character than your reputation,
because your character is what you really are, while your reputation
is merely what others think you are....
Semoga bermanfaat. Have a positive day !
Sumber : Inspirasi Indonesia
Kiriman dari member
Suryanti Dwi Saputra
Colc International
Jakarta
************ ********* ********* ********* ******
J A N G A N T U N G G U E S O K
Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah ! atau kamu akan
kehilangan..
Jika kamu merasa ingin mendengar suara teman kamu, jangan ragu-ragu
untuk meneleponnya segera.
Jika kamu merasa ingin bilang kepada seseorang bahwa kamu sayang dan
cinta dia, jangan tunggu sampai terlambat. Jika kamu terus pikir
bahwa lain hari baru akan memberitahu dia, mungkin hari itu tidak
pernah akan datang.
Jika seseorang masih menunggu dan mencintaimu, mungkin dia cinta
sejatimu. Jangan pernah abaikan. Karena mungkin ia tak akan
menunggumu selamanya. Dan baru kamu sadari setelah kamu benar-benar
kehilangan dan dia tak lagi disana menunggumu. Jangan tunggu esok
jika kamu masih memilikinya hari ini.....
Sumber : Unknown (tidak diketahui)
Kiriman dari member
Patricia Susanti
Universitas Trisakti
Jakarta
************ ********* ********* ********* ********* *********
7. THE ACESIA ON MOTIVATIONAL SEMINARS
• Mengubah kelemahan menjadi KEKUATAN !
• MENGHANCURKAN mental block yang menghambat !
• MENGUBAH kehidupan yang biasa menjadi LUAR BIASA !
• Meledakkan POTENSI dashyat di dalam diri menuju SUKSES !
The Acesia siap membantu untuk memberikan seminar motivasi
kepada karyawan / staff di perusahaan anda, untuk meningkatkan rasa
percaya diri, attitude, dan mendayagunakan seluruh kemampuan karyawan
secara optimal. Beberapa topik unggulan kami, antara lain :
- Highway To The Top
- Create Your Own Future
- Explode Your Success Within !
- Manage Your Mind For Success
- Maximize Your Life With Winning Attitude
- Grab Your Success with Emotional Intelligence, etc.
Dapatkan pula topik-topik soft-skills lainnya untuk
meningkatkan kualitas SDM di perusahaan anda, seperti Service
Excellence, Customer Service, Supervisory Skills, Outbound Training,
Creative Thinking, Problem Solving & Decision Making, Leadership,
Marketing & Selling Skills, dan customized training.
Semua seminar akan langsung dibawakan oleh para speaker dari
The Acesia. Seminar dapat disesuaikan dalam format 2 jam, 4 jam atau
8 jam.
Profile lengkap tenang para speaker dan jenis training The Acesia
bisa anda download di www.the-acesia. tk
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi The Acesia di :
------------ --------- --------- --------- --------- ---
• 021-9335-39- 51
• 021-9286-40- 25
• 021-9381-63- 90
• 0888-1922-013
• email : info@the-acesia. com
************ ********* ********* ********* ********* *********
The Acesia
Enlightening People for Better Life
www.the-acesia. tk
info@the-acesia. com

