|
jam
August 2007
Coffee Shop
Hotel Online
Cruise Line
Hotels Institutes
Indonesia

|

Majalah Edisi
August 2007
Banyak
Hotels New Opening di Dubai Membutuhkan Tenaga Professional
B
anyak Hotel berbintang yang sedang dibangun,dan
atau sedang mempersiapkan Opening,dan pasti semua itu membutuhkan
tenaga tenaga profesional,dan ini adalah peluang yang sangat bagus
bagi para lulusan baru,atau bagi mereka yang sedang mencari karir
yang lebih tinggi.
Beberapa Hotel tersebut diantaranya adalah,Monarch Dubai,Raffless
Dubai,Armani Hotel,Emirates Dubai Hotel,Dubai Intercontinental,Dubai
Festifal City,dan Crown Plaza Hotel,dan banyak lagi yang lainnya .
Silahkan bergabung di Forum Hotelier-Indonesia,untuk
mencari tau bagaimana menghubungi mereka serta Tips dan Trik melamar
yang brilliant.Hotelier Indonesia sejak sekarang telah berusaha menyusun
sebuah wadah bagi komunikasi insan hotelier pada khususnya dan hospitality
pada umumnya untuk berbagi pengalaman,informasi dan lain lain yang sekiranya
dapat menjadi bahan yang bisa berguna bagi generasi Indonesia di luar
maupun dalam negeri.Semoga bermanfaat dan bersatu membangun negeri.(HS)

Rabu, 01-08-2007 @ 22:49:13
Junior
Chef of The Year 2007 Metropolitan Palace Hotel
Memang
Chef yang satu ini sudah sangat terkenal sebelumnya dengan karya
karya uniknya,di dunia Kuliner dan Tahun 2007 ini beliau memenangkan
beberapa kejuaraan International,Chef Encep begitu panggilannya,adalah
Dubai Metropolitan Palace Hotel Kitchen Artist, Chef Encep memenangkan
Junior Chef of The Year 2007 di Metropolitan Palace Dubai ,ini
pada kejuaraan yang bertempat di Festival City
sebagai bagian dari DSS
Dubai Shopping Festival,Tim Metropolitan Palace Hotel yang dipimpin
oleh Executive Chef Dirk Friebel.Chef Encep juga memenangkan Silver
Medal untuk Individual Vegetable dan Ice carving dan bronze medal
untuk Open Showpace.
Pria sederhana ini, kelahiran
Bogor,September 1970,37tahun lalu adalah salah satu sosok mutiara
dari Tanah Air,yang sudah terkenal di Hotelier tetapi tidak banyak
orang tahu ,Lulusan BPLP Bali,yang mengawali karirnya sebagai bartender
di Friday's,adalah pria yang dikenal suka dengan makanan pedas,dan
selera humornya tinggi,sehingga mudah untuk mendapatkan teman dengan
cepat, dia adalah salah satu pria berprestasi didunia Culinary,khususnya
di Middle East,akhir bulan Juli ini,kendati bagi beliau prestasi
ini belum memuaskan,tetapi tidak mematahkan semangat beliau untuk meraih yang terbaik,

Kepiawaiannya membuat karya seni dari bahan
makanan,diperoleh secara otodidak dari pengalamannya bekerja di
pelbagai hotel didalam maupun diluar negeri Walaupun ia sudah berprestasi,tak
sungkan ia selalu belajar kepada yang lebih senior,dan membuka semua
kritikan yang sifatnya membangun.Inilah salah satu contoh mutiara
Indonesia yang baru baru ini mendapat 3 Medali Penghargaan dari
Salon Culinary Middle East,yang tidak semua orang dapat meraihnya
tanpa kerja keras dan ketekunan.
Selamat Ya Chef Encep,semoga terus berprestasi,mengangkat nama Indonesia
di Dubai Khususnya dan International Umumnya.Siapa menyusul? Lihat
prestasi Mbak Desi dari Kempinski Mall Of Emirates Dubai bulan depan.Untuk
berhubungan dengan Chef Encep Saifullah,hubungi hotelier.indonesia@gmail.com
(***Source:The Gulf Today Thursday July 26,2007*** Editor : HS,MR,YG
)
Rabu, 01-08-2007 @ 22:49:13
Harris
Sofyan,Pastry Sous Chef,
Jumeirah Bab Al Sham, Dubai, UAE
Haris
Sofyan Pastry Sous Chef Jumeirah Bab Al Sham, Dubai, UAE Jawara
Betawi berjaya di Dubai Siapa sangka jawara betawi lulusan STM
bisa berjaya di negara orang sebagai ahli bikin kue. Haris Sofyan,
Pastry Sous Chef di Jumeirah Bab Al Shams memang asli betawi.
Jangan heran kalau anda melihat kolak pisang ubi atau dadar gulung
berada diantara crème brulee dan sacher , karena Haris percaya
kue Indonesia tak kalah lezatnya.Jawara
Betawi berjaya di Dubai Berawal dari daily worker di Shangrila
Jakarta 11 tahun yang lalu selepas STM, Haris menapak karirnya
dengan motivasi tinggi, kerja keras dan disiplin. Ini tentunya
tak lepas dari pengamatan Chef nya saat itu yang kemudian membawa
dia ke Dubai. Hanya dengan interview lewat telephone, mantan bossnya
di Shangrila Jakarta yang kebetulan saat itu berkerja sebagai
pre-opening team di Jumeirah Emirates Tower, mengirimkan visa
dan tiket untuk bergabung dengannya di Dubai. Dan saat itulah
Haris menghadapi tantangan baru dengan pekerja dari negara lain
dengan latar belakang budaya berbeda.

Jam kerja yang panjang, 8 hingga 12 jam
sehari, dan jarang mendapat hari libur di saat sibuk, adalah hal
rutin yang harus dijalani. Haris bisa berkata dia telah banyak
dibimbing oleh seniornya di tempat kerja untuk bisa mencapai keahlian
saat ini. "Sebagian dari tanggung jawab seorang chef adalah menuntun
anak buahnya untuk terus memperbaiki keahlian," kata Haris. "Saya
berterima kasih telah mendapat kesempatan itu dan saya selalu
berusaha untuk menuntun anak buah saya". Beberapa bulan yang lalu
salah satu anak buahnya, Gege dari negara kita juga, mendapat
dua medali di Gulf Food Dubai. Perunggu untuk wedding cake dan
emas untuk practical cake. "Kunci untuk sukses adalah menjaga
tingkah laku, disiplin, kerja sama team yang baik, bisa hormat
pada orang lain dan kemauan untuk belajar", tambah Haris. Kini
beliau sudah bisa memetik sebagian buah kerja kerasnya. Dengan
Rahel, sang istri, dan Nada, anak perempuannya yang senang menonton
bola, menunggu Haris di rumah untuk berkumpul selepas kerja, hidup
terasa lengkap.. ***Vira***
Rabu, 01-08-2007 @
22:49:13
Cerita
Tommy dari Dubai,
Tommy
Waiter St. Moritz, Mall of The Emirates
Betah di Dubai
Kami bertemu dengan Tommy di restoran
St. Moritz saat berdiskusi dengan rekan hotelier-indonesia.
Nur, Tanto dan Tommy yang

kebetulan bekerja saat itu cukup tertarik
atas apa yang kami kerjakan melihat banyak nya kertas di atas
meja dan presentasi dari komputer milik Hery. Saat kami memutuskan
untuk menampilkan profil mereka di edisi berikut, hanya Tommy
yang bisa ditangkap.Wah, tamu paling susah ya orang arab, banyak
maunya, “ cakap Tommy. “Datang serombongan eh yang
pesen cuma 1-2 orang. Terus mintanya satu – satu lagi. Kan
ngerepotin.” Kami hanya tersenyum teringat kemiripan pengalaman
yang pernah dialami di tempat kerja masing – masing. Tetapi
jika mereka puas, tip yang diberikan terkadang lebih dari lumayan.
“Tip disini bagus kok,” tambah Tommy tanpa menjelaskan
dari bangsa apa.
Tommy datang ke Dubai lewat visit visa disponsori temannya yang
telah bekerja di Dubai lebih dulu. Melamar langsung di kantor
pusat St. Moritz dan diterima membuahkan kontrak kerja 2 tahun
yang bisa diperpanjang lagi jika Tommy mau. Pihak perusahaan kemudian
mengurus visit visa menjadi working permit yang biasanya berlaku
untuk 3 tahun. Ketika ditanya tips apa yang mau diberikan untuk
mereka yang mau datang ke Dubai,

perbaiki bahasa inggris adalah salah satu
jawaban yang diberikan selain kesabaran dan harus tahan banting.
“Kayaknya sih kontrak mau diperpanjang lagi kalau sudah
habis,” menandakan ia cukup betah di Dubai. (insert)Tanto
dan Nur Rekan Sekerja di St Moritz Ski Dubai***NW***
Komentar [0] -- Permalink
UAE Company
Emaar Invests US$600 Million On Lombok Island Resort
EMAAR, a United Arab Emirates (UAE) company, is ready to invest
US$600 million to open a tourist resort on 1,175 ha of land
in Lombok island in West Nusatenggara province, an Indonesian
tourism... NEXT CLICK
HERE
Adakah
" Pelanggan yang Setia"
Agung Triharso - General Affairs Departemen PT. Tanindo
Subur PrimaAda sebuah pepatah "Pelanggan adalah
Raja". Pelanggan bisa diibaratkan urat nadinya perusahaan
baik yang bergerak di bidang produk maupun jasa. Sedangkan yang
menikmati produk atau jasa dari perusahaan adalah end user yaitu
pelanggan. Pelanggan yang loyal merupakan aset dari perusahaan.
Tanpa pelanggan yang loyal sulit rasanya suatu usaha bisa berjalan
baik. Namun, adakah pelanggan yang setia terhadap suatu produk?
Memang banyak kita dengar ada pelanggan yang loyal dan setia
kepada produk suatu barang dan jasa tertentu. Bisa saja kesetiaan
itu dikarenakan faktor adanya rasa gengsi yang tinggi, misalnya
membeli mobil BMW. Tetapi jika saja BMW tidak memberikan pelayanan
yang baik kepada pelanggan, apakah pelanggan tersebut tetap
setia? Pelayanan merupakan Kunci mempertahankan pelanggan. Maka
bisa tidak bisa, pelayanan yang prima merupakan kunci sukses
dalam mempertahankan pelanggan.
Berikan pelayanan memuaskan dan melebihi yang diharapkan pelanggan
Pelayanan merupakan upaya untuk mempertahankan pembeli atau
pelanggan. Asalkan Anda tahu dan berfikir positif bahwa pelanggan
dapat loyal pada produk barang atau jasa perusahaan tertentu.
Memang, pelanggan bergerak atas dasar kebutuhannya. Tak jarang
pelanggan pergi meninggalkan perusahaan yang sedang melayaninya
hanya karena upaya promosi perusahaan pesaing, meskipun produk
yang akan didapatinya tetap sama. Pelanggan akan datang kepada
perusahaan yang paling gencar promosinya. Sering memberikan
diskon tetapi akan tetap tinggal paling lama bersama perusahaan
yang baik melayaninya. Pada pandangan pertama, terkadang kita
membeli barang yang gencar promosinya, murah dan berdiskon lagi.
Setelah membelinya, pada saat memerlukan service karena kerusakan
sepele, pihak produsen menyatakan tidak dapat melayani karena
produk tersebut hanya satu kali pakai. Hal ini tentu saja akan
menjadi pertimbangan pelanggan untuk membeli produk barang atau
jasanya di waktu yang akan datang. Kasus seperti ini, produsen
seharusnya menyiapkan pula service purna jualnya. Berilah pelayan
yang memuaskan dan melebihi yang diharapkan pelanggan.
Produk yang dihasilkan merupakan jawaban dari masalah pelanggan
Sekali lagi, sangat sulit mendapatkan pembeli yang setia kepada
sebuah perusahaan tanpa usaha. Oleh karena itu, sebaiknya pusatkan
perhatian untuk memberikan solusi bagi masalah pelanggan. Caranya?
Promosikan produk dengan tepat, jelas dan sarat solusi melalui
iklan, media massa atau melalui audio visual. Karena menjual
bukan hanya terbatas pada definisi produk atau jasa, melainkan
lebih dari itu. Pesan yang sarat solusilah yang sangat dinantikan
pelanggan. Karena pelanggan membeli produk barang atau jasa
bukan hanya konsumtif saja, tetapi juga untuk meringankan/memudahkan
pekerjaan serta pemecahan masalah yang ada.Bekerjasa
sama membangun reputasi
Reputasi akan sendirinya terbangun jika Anda memberikan pelayanan
dan berhasil menjawab serta memberikan solusi kepada pelanggan.
Beri kesan bahwa Anda datang untuk menyelesaikan masalah pelanggan
tidak hanya mencari keuntungan. Jadi, produk tersebut diciptakan
untuk memudahkan pekerjaan pelanggan. Keberhasilan dalam membangun
reputasi tentunya bukan pekerjaan satu orang atau satu departemen
saja. Keberhasilan tersebut pastilah melibatkan semua personil
yang bernaung di bawah perusahaan. Semua ikut terlibat dan saling
mendukung menjadi sebuah kekuatan. Saling bersinergi untuk membangun
reputasi perusahaan. Tanpa kerjasama mulai dari level bawah
sampai dengan atas dan kerjasama semua departemen reputasi tersebut
tidak akan pernah ada!
Dengan tiga hal tersebut yang menjadi pertanyaan adalah "Adakah
pelanggan yang setia?" Maka, dapat kita jawab: "Mungkin
saja!" atau "Pasti ada!"

Hotelier Indonesia
is Crew Meeting Points for Indonesian Hotel-Resort-Restaurants-Cafe-Cruiseline-Food
Courts -Airlines -Foods-Trade-Gourmet-Caterer-Recruitments-Events
Organizer-Crockery and Cooking Technology
Hotelier Indonesia
is Crew Meeting Points for Indonesian Hotel-Resort-Restaurants-Cafe-Cruiseline-Food
Courts -Airlines -Foods-Trade-Gourmet-Caterer-Recruitments-Events
Organizer-Crockery and Cooking Technology
|
Situs Referensi
Magazine
Recruitment

Chef's Recipes
Finance Online
Indonesia Online

|
|
|
www.hotelier-indonesia.com®2006-2010
, Dubai UAE.
Copyright © Komunitas Pekerja Hospitality
Indonesia Sedunia,establish in Dubai UAE hotelier.indonesia@gmail.com.Situs
ini dipersembahkan bagi seluruh pekerja hospitality Indonesia sedunia.Terbit
1 bulan sekali.Kami menerima sumbangan wawancara,info events,info lowongan,inforecruitment,info
resep,info management,photo,dll yang berhubungan dengan konsep Hotelier-Indonesia.
To advertise in Hotelier Indonesia Community WebSite please contact
: HOTELIER INDONESIA Jakarta +622132043576 (Chef Ipung),+628567139188
(Hery),Dubai +971505256979 (Chef Ricky),+971502346850 (Chef Encep).
Best seen with Internet
Explorer 7.DISCLAIMER : HOTELIER INDONESIA COMMUNITY MAGAZINE.Majalah
Hotelier Indonesia Community is established on November 2006.The Publisher
regret that they can not accept liability for error or omission contain
in this publications, however caused. The opinions and views contained
in this publication are not necessarily those of the publishers .Readers
are advice to seek specialist advice before acting on information contained
in this publication , which is provided for general use , and may not
appropriate for readers particular circumstances. The ownership of trademarks
is acknowledged. No part of this publications or any part of the contents
there of the contents there of may be reproduced, store in retrieval
system or transmitted in any form without the permission of the publisher
in writing. Any exemption is hereby granted for extracts use for the
purpose of fair review.Products and pictures mentioned here maybe trade
mark of their respective owners in US or other countries.
|
|